Karangjoho, 7 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kelompok 102 melaksanakan program kerja bertajuk "Behind Every Word: Aksi Simbolik Anti Bullying" bagi siswa-siswi SD Negeri 1 Karangjoho pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya saling menghargai, menjaga ucapan, serta mencegah perilaku perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan yang edukatif dan menyentuh, mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa setiap perkataan maupun tindakan dapat memberikan dampak yang besar terhadap perasaan orang lain.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban maupun pelaku. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, hinaan, pengucilan, maupun perkataan yang menyakiti hati teman. Siswa juga diajak memahami pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghormati.
Setelah penyampaian materi, siswa diajak menyaksikan cuplikan film bertema bullying yang menggambarkan dampak perundungan terhadap kehidupan seorang anak. Film tersebut berhasil membangun empati para siswa, bahkan beberapa di antaranya tampak terharu hingga menitikkan air mata karena merasa tersentuh oleh cerita yang disampaikan. Melalui tayangan tersebut, mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan dapat meninggalkan luka dan kesedihan bagi orang lain.
Sebagai bentuk refleksi, setiap siswa kemudian diberikan sticky note untuk menuliskan pengalaman atau kejadian tidak menyenangkan yang pernah mereka alami akibat perkataan maupun perlakuan orang lain. Setelah selesai menulis, seluruh siswa menempelkan sticky note tersebut pada media karton yang telah disediakan sebagai simbol bahwa setiap pengalaman buruk layak didengar dan tidak boleh dianggap sepele. Kegiatan ini menjadi ruang yang aman bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap teman-temannya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh haru sekaligus memberikan pembelajaran yang bermakna. Mahasiswa KKN mengajak siswa berdiskusi mengenai cara menyikapi perundungan, pentingnya saling mendukung, serta keberanian untuk meminta bantuan kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying. Di akhir kegiatan, seluruh siswa diajak berkomitmen untuk menggunakan kata-kata yang baik, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang ramah serta bebas dari perundungan.
Melalui program "Behind Every Word: Aksi Simbolik Anti Bullying", Mahasiswa KKN UMP Kelompok 102 berharap siswa SD Negeri 1 Karangjoho semakin memahami bahwa setiap ucapan memiliki makna dan dampak bagi orang lain. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan sikap saling menghargai, peduli, dan berempati sehingga tercipta budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan.